Bukan Hutan! Ternyata Penghasil Oksigen Terbesar di Bumi adalah Fitoplankton

SiGMAnia, sudah tahu belum kalau penghasil oksigen terbesar di Bumi ternyata bukan hutan, melainkan organisme mikroskopis yang hidup di lautan, yaitu fitoplankton?

Selama ini banyak orang menganggap pohon sebagai sumber utama oksigen, bagi makhluk hidup. Padahal, fitoplankton mampu menghasilkan sekitar 50–85 persen oksigen di Bumi setiap tahun, sedangkan tumbuhan darat diperkirakan menyumbang sekitar 20 persen. Ini karena lautan lebih luas dibandingkan hutan. Luas lautan 71 persen , sedangkan daratan 29 persen dan hutan menutupi daratan mencapai 32 persen dari total daratan di dunia.

Fitoplankton merupakan organisme mikroskopis yang hidup di permukaan laut, danau, maupun perairan lainnya. Seperti tumbuhan, fitoplankton melakukan fotosintesis dengan memanfaatkan cahaya matahari dan karbon dioksida untuk menghasilkan oksigen. Karena itu, fitoplankton hanya dapat hidup di lapisan perairan yang masih mendapat sinar matahari.

Menurut peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 2021, Arief Rachman, kemampuan fitoplankton menghasilkan oksigen dalam jumlah besar dipengaruhi oleh luasnya wilayah lautan yang menutupi sekitar 70 persen permukaan Bumi. Selain menghasilkan oksigen, fitoplankton juga berperan penting dalam menyerap karbon dioksida sehingga membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Tak hanya itu, fitoplankton juga menjadi dasar rantai makanan di ekosistem laut sekaligus indikator kualitas perairan. Kelimpahan dan keanekaragamannya sangat dipengaruhi oleh kondisi air, suhu, serta ketersediaan nutrisi.

Nah, sekarang SiGMAnia sudah tahu, kan? Ternyata, bukan hanya hutan yang dijuluki paru-paru dunia. Lautan beserta fitoplankton juga memiliki peran besar dalam menjaga pasokan oksigen, yang kita hirup setiap hari.

Penulis: Mg_Via
Editor: Irma

Post Comment