Pemprov Banten Gelar Pasar Murah bagi Pengemudi Ojol
Serang, magang.lpmsigma.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar pasar murah bagi pengemudi ojek online (ojol) sebagai tindak lanjut atas aspirasi terkait kenaikan harga kebutuhan pokok yang sebelumnya disampaikan kepada Gubernur Banten, Rabu (15/07/26).
Analis Muda Perdagangan Dinas Perdagangan Provinsi Banten, Dede, mengatakan pasar murah tersebut menyasar pengemudi ojol karena sebagian besar dari mereka merupakan masyarakat berpendapatan rendah. Melalui kegiatan itu, pemerintah berharap kebutuhan pokok mereka dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ojol itu salah satu bagian masyarakat yang sebagian besar berpendapatan rendah. Jadi acara ini baru pertama kali hadir agar bisa membantu keluarga atau tetangga-tetangganya untuk membeli sembako dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemprov Banten hanya menyediakan fasilitas berupa tenda dan kebutuhan listrik. Sementara itu, penyediaan barang serta penentuan harga diserahkan kepada mitra, yakni Forum Pasar Tani yang melibatkan pelaku UMKM.
“Kami mempersilakan mereka datang ke sini berapa pun jumlah barang yang ingin dibeli. Mudah-mudahan barangnya cukup. Kami juga bekerja sama dengan para UMKM setempat, khususnya Forum Pasar Tani,” katanya.
Di sisi lain, salah seorang pengemudi ojek online, Yusuf, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran sehingga dapat meringankan beban ekonomi keluarganya.
“Dengan adanya acara ini, kami merasa terbantu sekali karena bisa sedikit membantu kebutuhan orang tua,” ujarnya.
Yusuf berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan dan menjangkau wilayah yang lebih pelosok agar manfaatnya dirasakan lebih merata. Ia juga mengusulkan agar jumlah pembelian setiap orang dibatasi, mengingat stok barang yang tersedia terbatas, sehingga tidak disalahgunakan untuk dijual kembali.
“Saya berharap kalau ada kegiatan seperti ini, lokasinya lebih menyebar ke pelosok dan tiap pembelian dibatasi saja, jangan berlebihan. Dikhawatirkan akan disalahgunakan,” tutupnya.
Reporter: Mg_Cenaya
Editor: Frida



Post Comment