Menilai Kelayakan Fasilitas UKM sebagai Penunjang Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa UIN SMH Banten

Fasilitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menunjang kenyamanan, kelancaran kegiatan organisasi, serta pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Maka dari itu, kami membuat hasil penelitian melalui penyebaran angket kepada 152 mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Berdasarkan hasil angket mengenai kecukupan ruangan UKM. Dari 19,1% responden menjawab layak, sedangkan 80,9% menjawab tidak layak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menilai ruangan UKM belum memadai untuk menampung seluruh anggota.

Sementara itu, pada aspek peralatan dan perlengkapan. Dari 21,7% menjawab sesuai dan 78,3% menjawab tidak sesuai. Angka ini menunjukkan bahwa peralatan dan perlengkapan dari masing-masing UKM masih dinilai belum sesuai dengan kebutuhan di setiap organisasi.

Kemudian, pada fasilitas pendukung seperti listrik, air, Wi-Fi, dan lampu. Sebanyak 59,1% responden tidak setuju bahwa fasilitas tersebut sudah layak, sedangkan 21,4% netral dan 12,3% memberikan penilaian setuju atau sangat setuju. Pada aspek kebersihan, 43,6% responden netral, 21,2% tidak setuju, dan 25% setuju. Sementara itu pada aspek kenyamanan ruangan, sebanyak 56,6% responden netral, 15,8% tidak setuju, dan 21,7% setuju.

Berdasarkan fasilitas yang sangat perlu ditingkatkan, kapasitas tempat UKM menjadi pilihan terbanyak sebesar 30,8%, disusul perlengkapan UKM 28,7% dan Wi-Fi 26,7%. Sementara itu, listrik sebesar 6,7% dan fasilitas lainnya 7,1%.

Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas UKM di UIN SMH Banten masih memerlukan peningkatan, terutama pada kapasitas ruangan, perlengkapan, dan jaringan Wi-Fi. Pihak kampus diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana UKM agar mahasiswa dapat mengembangkan minat, bakat, kreativitas, dan pengalaman berorganisasi secara maksimal.

Post Comment