Jangan Buang Sekam Padi, Ini Fakta Unik di Balik Lapisan Kasar Gabah

SiGMAnia kalian pasti sudah tidak asing dengan sekam padi, lapisan kasar yang menyelimuti bulir padi ini sering dianggap sebagai limbah dan langsung dibuang setelah dipisahkan dari padi. Tapi ternyata di balik itu semua terdapat manfaat yang tidak banyak orang tahu. Mau tau lebih lanjut manfaatnya? Yuk kita bahas!

Sekam merupakan lapisan pelindung alami yang menjaga butir beras dari berbagai gangguan selama proses pertumbuhan. Sekam padi memiliki kandungan silika (SiO2) yang tinggi. Dalam penelitian berjudul “Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Silika Gel”, karya Nurjanah dkk., disebutkan bahwa abu sekam padi mengandung silika sekitar 87–97% dari berat keringnya. Tingginya kandungan tersebut membuat sekam padi berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk berbasis silika.

Penelitian tersebut menjelaskan kandungan silika pada sekam padi setelah mengalami proses, memperoleh kandungan silika yang lebih tinggi dibandingkan kandungan silika pada kondisi aslinya. Dalam proses ini menunjukan bahwa kandungan silika dalam sekam padi menjadi sumber olahan yang bermanfaat menjadi produk berbasis silika.

Lalu apa sih manfaatnya?

Kandungan silika yang tinggi ini bisa dijadikan beberapa bahan yang bermanfaat, contohnya media tanam. Dalam jurnal yang berjudul “Analisis Potensi Kemanfaatan Sekam Padi Menjadi Media Tanam dan Biosilika di Desa Kemuning Sidoarjo”, karya Muhammad Ali mujakki dkk., mengungkapkan bahwa sekam padi memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai media tanam karena memiliki kandungan silika yang cukup tinggi.

Pemanfaatan sekam padi sebagai media tanam tidak hanya dapat meningkatkan kualitas media bagi pertumbuhan tanaman, tetapi juga menjadi salah satu upaya dalam mengurangi limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Tidak hanya di bidang pertanian, pemanfaatan sekam padi ini juga sebagai bahan baku industri. Kandungan silika pada sekam padi dapat diektraksi dan digunakan dalam berbagai industri, seperti industri kaca, keramik, dan cat.

Menariknya lagi, sekam padi juga bisa dijadikan sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan. Contohnya, bata sekam dan panel dinding. Produk tersebut merupakan bahan bangunan yang terbuat dari sekam padi yang dicampur dengan bahan bangunan dan perekat tertentu. Pemanfaatan ini membuka peluang untuk mengubah limbah pertanian menjadi material.

Nah SiGMAnia, sekam padi membuktikan bahwa limbah yang sering dianggap sepele ternyata menyimpan potensi besar. Dari sekam padi kita belajar, dengan sentuhan kreativitas, sesuatu yang dianggap tidak berguna bisa disulap menjadi produk bernilai tinggi dan sumber penghasilan yang menjanjikan.

Penulis : Mg_Rifa
Editor : Irma

Post Comment