Air Laut Sempat Surut, Pantai Gope Tetap Jadi Tujuan Wisata

Serang, magang.lpmsigma.com – Belakangan ini, fenomena surutnya air laut di Pantai Gope, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, sempat menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Kondisi tersebut merupakan siklus pasang surut air laut yang dipengaruhi oleh fase bulan, Rabu (29/07/2026).

Petugas keamanan Pantai Gope, Herman, mengatakan bahwa fenomena air laut surut bukanlah hal baru. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi beberapa kali dalam setahun akibat pengaruh fase bulan dan biasanya berlangsung sekitar tiga hari.

“Kalau sering mah hampir, kadang-kadang setahun itu berapa kali ya, saya tidak tahu, nggak bisa mastiin. Cuman biasanya dari pengaruh bulan. Biasanya paling tiga hari, nggak sampai seminggu, pas pengaruh bulan aja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, surutnya air laut paling berdampak pada aktivitas kapal wisata dan nelayan. Kapal harus menunggu air kembali pasang agar dapat beroperasi dengan aman sehingga pendapatan para pemilik kapal ikut menurun.

“Kita harus ngatur keluar masuk kapal, nggak bisa sebebas biasanya. Biasanya nunggu air pasang. Dari pengaruh wisata juga biasanya kurang pemasukannya, karena kapal-kapal nggak ada yang berani keluar, sering nyangkut di kipas. Jadi nelayan lebih baik libur dulu beberapa hari,” jelasnya.

Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tidak terlalu memengaruhi jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Gope. Dampak lebih terasa bagi wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Lima menggunakan kapal.

“Kalau pengunjung Pantai Gope sih nggak terlalu pengaruh. Tetap ramai, Sabtu Minggu juga tetap ramai. Paling yang berpengaruh itu buat pemilik kapal atau yang mau nyebrang ke Pulau Lima,” katanya.

Sementara itu, penjaga warung di kawasan Pantai Gope, Ratu Dewi, juga menyebut surutnya air laut merupakan fenomena musiman yang sudah biasa terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut tidak membuat kawasan wisata menjadi sepi karena pengunjung tetap berdatangan.

“Musim-musiman ya kayak gitu, kadang-kadang kalau lagi pasang-pasang, kalau lagi surut ya surut,” ujarnya.

Ia juga sempat berharap pemerintah maupun pengelola dapat meningkatkan penataan kawasan Pantai Gope agar lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan. Ia menilai pendangkalan akibat lumpur perlu segera ditangani.

“Harapannya ya dibersihin aja, dikeruk lagi kalau bisa. Mungkin karena lumpurnya terlalu tinggi,” tutupnya.

Reporter: Mg_Najah

Editor: Frida

Post Comment