Sewa Lapak Mahal, Pedagang Memilih Badan Jalan

Serang, magang.lpmsigma.com -Sejumlah pedagang di kawasan Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, kembali memanfaatkan badan jalan sebagai tempat berjualan meski penertiban telah beberapa kali dilakukan. Kondisi tersebut menyebabkan ruang jalan menyempit dan mengganggu arus lalu lintas, Kamis (23/07/26).

Berdasarkan pantauan di lokasi, lapak pedagang menempati sebagian badan jalan sehingga kendaraan yang melintas harus memperlambat laju, terutama saat aktivitas pasar sedang ramai.

Salah seorang pedagang, Sani, mengaku memilih berjualan di badan jalan karena tidak mampu menyewa lapak di dalam pasar yang biaya sewanya mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau di dalam harus bayar kontrak. Biayanya bisa sampai Rp25 juta, kalau jualan begini kan enggak kebayar,” ujarnya.

Menurut Sani, pengelola pasar telah beberapa kali melakukan penertiban. Namun, setelah petugas meninggalkan lokasi, sebagian pedagang kembali berjualan di badan jalan.

“Kalau lagi ditertibkan ya naik dulu ke atas. Setelah petugas selesai, ya keluar lagi jualan di sini,” katanya.

Ia mengaku tetap memilih berjualan di badan jalan, karena tidak memiliki pilihan lain untuk mencari nafkah.

“Ibu mah pedagang kecil, enggak punya harapan apa-apa. Yang penting masih bisa jualan. Di sini juga udah nyaman walaupun panas,” tuturnya.

Sementara itu, seorang pengemudi ojek yang kerap mangkal di sekitar Pasar Ciruas, Hasbullah, mengatakan aktivitas pedagang di badan jalan sering menyulitkannya saat menjemput penumpang.

“Kalau narik dari sana emang susah sih, sering macet. Tapi kalau udah lewat situ mah lancar lagi,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki keluhan khusus terhadap para pedagang, karena memahami mereka juga sedang mencari nafkah.

“Ya gimana, namanya juga pasar. Sama-sama cari nafkah, sama-sama cari uang,” katanya.

 

Reporter: Mg_Bella
Editor: Frida

Post Comment