Kopi Ternyata Nggak Bikin Melek, Kok Bisa?
SiGMAnia, selama ini kita sering bilang, “Ngopi dulu biar melek.” Padahal, secara ilmiah kopi sebenarnya nggak bikin tubuh kita lebih berenergi. Lho, terus kenapa habis ngopi rasanya mata langsung seger?
Jawabannya ada di kafein. Senyawa ini bekerja dengan memblokir adenosin, yaitu zat kimia di otak yang memunculkan rasa kantuk. Jadi, kafein bukan menambah energi, melainkan “menghambat” sinyal ngantuk untuk sementara. Penelitian yang diterbitkan dalam Science Technology and Management Journal juga menemukan bahwa konsumsi kopi dapat membantu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, hingga kecepatan berpikir.
Nggak heran kalau kopi akhirnya jadi teman setia banyak anak muda. Survei Jakpat terhadap 1.008 responden bahkan menunjukkan 66 persen Gen Z minum kopi setiap hari. Menariknya lagi, hampir setengah responden mengaku ngopi bukan karena butuh kafein, melainkan karena ingin nongkrong atau bersosialisasi.
Tapi ingat, efek kafein juga ada batasnya. Terlalu banyak minum kopi justru bisa memicu sulit tidur, rasa cemas, hingga gangguan lambung. Jadi, kalau secangkir kopi hari ini bikin kamu lebih fokus, nikmati saja. Asal jangan sampai besok kamu baru bisa beraktivitas kalau sudah ditemani dua atau tiga gelas sekaligus.
Penulis: Mg_Habib
Editor: Irma



Post Comment